Oleh: gbiperigi | 22 Maret 2010

BIARLAH ROH KITA MENYALA-NYALA

Renungan Warta Jemaat 14 Maret 2010

Nats : Roma 12:11

Paulus menasehati kita supaya roh kita menyala-nyala. Roh yang menyala berarti: Kerajinannya tidak kendor, bersukacita dalam pengharapan, sabar dalam kesesakan, bertekun dalam doa.

Agar roh tetap menyala-nyala:

1. Harus lebih fokus terhadap kekekalan (2 Korintus 4:18)

2. Harus fokus kepada Yesus (Ibrani 12:2-4)

3. Harus membiarkan Roh Kudus berdiam dalam kita (Roma 8:11; 2 Timotius 1:7)

Mengapa roh kita harus menyala-nyala:

1. Waktunya tinggal sedikit, Yesus hampir datang (Ibrani 10:37-39; Wahyu 3:11; 2 Timotius 3:1; Roma 4:18-21)

Yesus tidak lama lagi akan datang. Tidak ada waktu untuk berlambat-lambat lagi. Kita harus melayani Tuhan dengan roh yang menyala-nyala.

2. Musuh sedang menghadang setiap waktu

Setiap hari iblis menghadang kita. Kita ada dalam peperangan rohani setiap waktu. Hanya dengan roh yang menyala-nyala kita dapat memenangkan peperangan rohani yang dahsyat ini.

3. Karena kita ditetapkan menjadi saksi

Banyak orang sedang menyaksikan perjalanan iman kita. Banyak orang sedang meneladani perjalanan rohani kota. Tanpa kita sadar, saudara-saudara seiman menonton hidup kita dan dengan diam-diam mereka belajar dari keputusan-keputusan iman kita. Waktu kita menyala mereka bergembira dan berkata main atas keteladanan itu. Tetapi, pada waktu kita lemah, mereka ikut kecewa, mereka seolah kehilangan panutan iman, maka tetaplah menyala bagi Yesus. Ini bukan pilihan tetapi suatu ketetapan (Matius 5:13-16; 2 Korintus 3:2-4).

Pdp. Yoh. Tri Prasetya N, S.Th


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: