Oleh: gbiperigi | 15 Maret 2010

WANITA BIJAK

Kaum Wanita dalam Gereja Bethel Indonesia masuk dalam kategorial WBI (Wanita Bethel Indonesia). Dan seperti namanya, maka ibadah ini adalah untuk memaksimalkan potensi wanita dewasa yang ada di GBI Perigi baik yang sudah menikah maupun yang belum menikah.

Ibadah WBI di Perigi diadakan setiap hari Sabtu pukul 12.00 WIB. Dalam setiap ibadah para wanita diajak untuk sering mengucapkan dan merenungkan firman Tuhan, karena ada ayat hafalan setiap minggunya. Sementara bagi kaum wanita yang kesulitan membawaca atau berusia lanjut, akan dibantu oleh kaum wanita yang lain untuk menghafalkannya. Jadi intinya diharapkan setiap orang bisa berpartisipasi. dan sebagai rewardnya biasanya di akhir tahun dapat kupon yang bisa ditukar dengan barang atau bahan makanan.

Oleh: gbiperigi | 15 Maret 2010

Tentang Pemuda Remaja

Pemuda dan remaja tergabung dalam kategorial PRBI (Pemuda Remaja Bethel Indonesia). Dan kategorial ini adalah tulang punggung untuk kelangsungan pelayanan di GBI Perigi. Banyak pelayan ibadah raya dan guru sekolah minggu berasal dari kategorial yang satu ini.

Untuk kategorial ini terdiri dari dua Ibadah :

  1. Ibadah Remaja
  2. Ibadah Pemuda/KAMP (Komunitas Anak Muda Perigi)

Ibadah remaja adalah untuk mereka yang sudah tidak beribadah di sekolah minggu (SMP-SMA). Untuk ibadah remaja diadakan setiap hari Sabtu, pukul 19.30 WIB pada minggu ke-2 sampai minggu ke-5. Untuk minggu pertama digunakan pengurus untuk berdoa, kunjungan atau kegiatan yang lain yang  mendukung kemajuan remaja GBI Perigi.

Ibadah Pemuda adalah bagi mereka yang sudah lulus SMA  sampai mereka yang belum menikah. Untuk Ibadah Pemuda/KAMP diadakan satu bulan sekali di akhir/awal bulan pada hari minggu dengan kegiatan yang lebih fleksibel dan kreatif.

Oleh: gbiperigi | 15 Maret 2010

Tentang Sekolah Minggu

Sekolah Minggu adalah bagian dari KABI (Kebaktian Anak Bethel Indonesia) dalam tata gereja GBI. Ibadah Sekolah Minggu di GBI perigi diadakan setiap hari Minggu pada pukul 07.30 WIB.

Adapun pengurus KABI Perigi adalah

  1. Ketua : Ibu Natalia Sumbowo
  2. Wakil : Sdri. Rode Rini
  3. Sekretaris & Bendahara : Sdri. Helen Christine
  4. Konsumsi : Ibu Pdp. Janti Asikin

Kategorial Sekolah Minggu dbagi menjadi 4 kelas :

  1. Batita (Bayi – TK), Koordinator : Ibu Pdp. Janti Asikin
  2. Pratama (Kelas 1-3 SD), Koordinator : Sdri. Rode Rini
  3. Madya (Kelas 4-6 SD), Koordinator : Ibu Yuni Hastuti
  4. Pra Remaja (1-3 SMP), Koordinator : Bp. Yuman Andreas
Oleh: gbiperigi | 12 Maret 2010

MENGASIHI MEREKA YANG TIDAK DIKASIHI

Bacaan Firman

Yohanes 8:1-11

Dalam bacaan firman di atas, Yesus benar-benar mengasihi dan tidak menghukum wanita yang kedapatan berbuat zinah. Kasih seperti inilah yang tidak diterima dari orang-orang di sekeliling wanita ini. Sehingga kasih inilah yang membuat wanita ini bertobat dan diselamatkan jiwanya. Ini adalah teladan bagi kita bagaimana kita seharusnya mengasihi orang-orang di sekitar kita yang mungkin mereka tidak pernah merasakan kasih dalam hidupnya.

Ada seorang wanita pekerja misi rindu untuk menyatakan kasih Kristus kepada orang-orang di sekitarnya, namun ia mengalami kesulitan untuk mencurahkan kasih yang sejati kepada para gelandangan. Suatu hari, seorang wanita yang sakit-sakitan dengan rambut yang tidak pernah disisir, dijatuhi hukuman penjara. Ketika pekerja Kristen itu melihatnya menangis, hatinya dipenuhi dengan belas kasihan. Segera ia berdiri di samping wanita tadi dan merangkulnya dengan lembut. Karena tidak pernah mengalami perlakuan kasih yang demikian, wanita yang menderita itu tersentuh hatinya, dan setelah kejadian itu ia menerima Yesus sebagai Juruselamatnya. Setelah keluar dari penjara, wanita gelandangan itu dirawat oleh pekerja misi itu sampai kesehatannya pulih kembali. Tidak hanya seorang berdosa yang diselamatkan, tetapi pekerja misi itu dapat mengalami pengalaman yang dalam akan belas kasihan seperti Kristus.

Allah tidak mengasihi kita karena kita memang patut dikasihi, namun karena anugerahNya. Kita menerima kemurahan Allah secara cuma-cuma melalui sang Juruselamat yang mengasihi kita “ketika kita masih berdosa” (Roma 5:8). Sebagai balasan kita dalam kehidupan sehari-hari kita menunjukkan belas kasihanNya kepada mereka yang tidak pernah merasakan kasih. Sebagai orang yang telah diselamatkan oleh anugerah Allah, kita harus menampakkan kasihNya kepada mereka yang belum mengenal kasih.

Pdp. Yoh. Tri Prasetya N

« Newer Posts

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.